Kamis, 23 April 2009

Mudzakarah Halaqah-15 Sima di Lereng Gunung Slamet


KH. Mohammad Hasyim


KH. Mohammad Aminuddin


Al Ustadz Ali Said Basalamah


Al Ustadz Abdul Qadir Basalamah


Al Habbib Hamid Al-Atthas


Para Habaib, Alim Ulama dan Undangan Halaqah-15



Khaul Al Imam Al Habbib Umar Bin Abdurrahman Al-Atthas
Kamis, 05 Pebruari 2009 12:54

Udara sejuk menyelimuti wilayah desa Sima Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang, sebuah desa yang berada di lereng gunung slamet, salah satu gunung terbesar di Propinsi Jawa Tengah hari ini mempunyai hajat besar dengan menyelenggarakan acara Khaul Al Imam Al-Quthb Al Habib Umar bin Abdurrahman Al Attas.

Mungkin kita bertanya-tanya bagaimana mungkin acara khaul ini bisa diselenggarakan di Sima, sedangkan maqom Al Habib Umar berada jauh dari desa Sima, yaitu di Huraidzah Hadromaut – Yaman?

Berawal dari Jam'iyyah Ratib Nurul Musthofa yang berada di Desa Sima pimpinan Al Habib Abdullah bin Alwi Al Attas yang merupakan kakak kandung dari Al Habib Musthofa bin Alwi Al Attas, Guru Besar Majlis Ta'lim Wa Dzikir Nurul Qulub. Jam'iyyah Ratib yang sudah berjalan dari tahun 1987 ini berkembang pesat di Desa Sima. Akhirnya timbul inisiatif dari Al Habib Abdullah bin Alwi Al Attas dengan dukungan dari sebagian besar anggota Jam'iyyah Rotib "Nurul Musthofa" untuk menyelenggarakan acara peringatan Khaul Sayyidinal Habib Umar bin Abdurrahman Al Attas.

Warga desa Sima pun gembira dengan adanya khaul ini, terbukti puluhan ribu orang yang berasal dari Desa Sima dan sekitarnya memadati acara tersebut yang diselenggarakan setiap Ahad terakhir di bulan Muharrom dan tahun ini bertepatan dengan tanggal 28 Muharrom 1430 H atau tanggal 25 Januari 2009.

Diawali dengan membaca Ratib Al Attas, kemudian pembacaan Maulid Simthud Durror dan dilanjutkan dengan tahlil, satu persatu bacaan wajib Jam'iyyah "Nurul Musthofa" ini dilantunkan. Enam pembicara pun yang akan memberikan taushiyah sudah berkumpul di lokasi peringatan Khaul tersebut.
Diantaranya :
Al Ustadz Nurkholis sebagai Ulama Setempat,
Al Ustadz Abdulqodir Basalamah dari Tegal,
Al Ustadz Ali Said Basalamah dari Tegal,
KH. Muhammad Hasyim dari Walang Sanga Moga,
Al Habib Hamid bin Sholeh Al Attas dari Tegal,
dan Al Habib Muhdhor Al Jufri dari Tegal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar